
Manado — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan kegiatan Talk Show Spesial Hari Ibu dengan tema “Ibu Tangguh, Keluarga Terjaga, Dakwah Terus Menyala”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Gedung Teater Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado.
Acara ini dihadiri oleh pengurus wilayah dan pengurus daerah BKMT se-Sulawesi Utara, perwakilan organisasi perempuan lintas ormas Islam, serta mahasiswa dan civitas akademika FUAD IAIN Manado. Kehadiran para peserta mencerminkan tingginya antusiasme dan kepedulian terhadap peran strategis perempuan, khususnya ibu, dalam menjaga ketahanan keluarga dan keberlangsungan dakwah di tengah tantangan zaman.

Talk show ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing, yaitu Prof. Dr. KH. Nasruddin Yusuf, M.Ag Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Utara dan Dr. Mardan Umar, M.Pd. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado, di pandu moderator Nurhayati Otta, SH. Kedua narasumber memberikan pemaparan mendalam terkait urgensi peran ibu sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, sekaligus sebagai agen perubahan sosial yang mampu menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, moderasi beragama serta peran para suami dalam mendukung aktivitas para istri /ibu di ruang-ruang publik dengan aktivitas dakwah dan sosial kemasyarakatan mereka.

Dalam sambutannya Sekretaris Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sulawesi Utara, Dr. Feiby Ismail, M.Pd, yang mewakili Ketua BKMT Provinsi Sulawesi Utara Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu melalui kegiatan ilmiah dan religius seperti ini merupakan bentuk ikhtiar BKMT dalam membangun kualitas umat. Ia menegaskan bahwa ibu memiliki posisi strategis sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, sehingga penguatan kapasitas spiritual, intelektual, dan emosional kaum ibu menjadi sangat penting dalam menjaga keutuhan keluarga dan masyarakat. Selain itu, kegiatan kolaboratif antara BKMT SULUT dan FUAD IAIN Manado ini merupakan implementasi kerjasama antara BKMT dan FUAD.

Sementara itu, Dekan FUAD IAIN Manado, Prof. Dr. Sahari, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di lingkungan akademik. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi Islam dan organisasi keagamaan seperti BKMT dalam mengembangkan dakwah yang moderat, inklusif, dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi ruang strategis dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai keilmuan, keislaman, dan kebangsaan.

Sepanjang kegiatan, suasana talk show berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias menyimak paparan narasumber, berdiskusi, serta menyampaikan pertanyaan seputar dukungan suami atas aktivitas para istri diluar rumah dan peran perempuan dalam menjaga keharmonisan keluarga, menghadapi tantangan era digital, serta menguatkan dakwah di tengah perubahan sosial yang cepat.

Talk Show ini juga diisi dengan Musikalisasi Puisi yang dibawakan oleh mahasiswa yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah dan Cerita FUAD IAIN Manado.


Melalui kegiatan ini, BKMT Provinsi Sulawesi Utara berharap dapat terus memperkuat peran ibu sebagai pilar utama keluarga, penjaga nilai-nilai moral, serta penggerak dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan. Talk show ini sekaligus menjadi momentum refleksi bahwa ketangguhan seorang ibu akan melahirkan keluarga yang kuat, dan dari keluarga yang kuat akan tumbuh masyarakat yang berakhlak dan berdaya saing.


